Rabu, 08 Februari 2012

[Tugas Aplikom] Komunikasi Verbal & Verbal dalam Acara ILC

Tulisan ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Aplikasi Komputer semester 2 PK Komunikasi
Oleh : Erlinda Sukmasari Wasito
NIM : J3A111069
Sumber : kutipan tugas mata kuliah Teknik Wawancara 

Dalam acara ILC, presenster Karni Ilyas dituntut tampil dan menunjukkan sosok sebagai seorang yang berkredibilitas dan mampu membawakan materi acara dengan baik. Karni Ilyas menunjukkan itu dengan beragam cara. Pertama, pakaian formal dengan jas dan dasi menjadi atribut andalannya sebagai isyarat visual untuk menyesuaikan diri dengan format acara yang dibawakan. Karni Ilyas juga selalu menata rambut dengan rapi dan terlihat bersih. Kedua, gaya bahasa yang menunjukkan ketegasan dan kekuatan pada pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkannya.


Karni Ilyas memiliki tipikal suara serak yang unik, tampa berteriak volume suaranya cenderung besar. Sorot matanya fokus pada narasumber yaitu komunikasi nonverbal jenis oculestics. Kontak mata tersebut penting sebagai penekanan pada pertanyaan yang diberikan. Berdiri menghadap dan menatap narasumber, Karni Ilyas menjadikan dirinya sebagai alat untuk mengarahkan acara tersebut sehingga bisa melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang menuntut jawaban dari narasumber sesuai tema acara.

Karni Ilyas dapat menginterupsi, kembali bertanya atau mkendebat bila narasumber tidak menjawab sesuai pertanyaan (out of topic), berkelit atau menjawab secara implisit. Gerak tubuh Karni Ilyas terbatas, ia tidak banyak menggerakkan tangan atau bagian lain anggota tubuhnya. Ia lebih banyak mengomunikasikan pesannya melalui serangkaian pertanyaan, ditunjang pernampilan dan mimik wajah terutama pandangan matanya. Namun terkadang suara seraknya terdengar seperti gumaman di televisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar