Kamis, 02 Agustus 2012

Ekspansi Emansipasi Ala Tuan Putri

            Bagaimana bila emansipasi wanita berekspansi ke negeri dongeng? Apa jadinya kalau putri salju berubah menjadi prajurit perang? Ah, tentu akan semakin menarik dan membuka pintu imajinasi anak-anak. Kini negeri dongeng tidak melulu menggambarkan tokoh 100% hitam atau 100% putih. Tuan putri bukan sekedar sosok lemah yang menunggu uluran tangan pangeran tampan berkuda putih. Tuan putri pun bisa memanah!


            Salah satu artikel di VOA, Tak Ada Lagi Putri Tak Berdaya dalam Film Adaptasi Dongeng Klasik, 01 Agustus 2012, kita dapat melihat tren terbaru kisah-kisah adaptasi negeri dongeng. Kekuatan dan keperkasaan telah merambah dalam tokoh-tokoh tuan putri ala negeri dongeng. Tokoh-tokoh tuan putri yang lazimnya digambarkan dengan karakter perempuan lemah lembut berubah wujud menjadi perempuan tangguh yang berperan dalam membuat keputusan-keputusan besar dalam hidupnya. Bagi saya, ini adalah salah satu cara menarik dalam menyisipkan pesan moral untuk anak-anak. Bukankah sebagain besar penikmat dongeng adalah anak-anak?

salon.com
            Dengan piawai, para pembuat film merombak karakter para tuan putri sebagai penyegaran. Kisah-kisah adaptasi negeri dongeng yang menggambarkan tuan putri versi tangguh dapat menjadi inspirasi bagi para orang tua dalam memberikan pesan moral bagi anak-anak. Bila anak anda bosan dengan kisah dongeng yang itu-itu saja, sekarang anda punya lebih banyak pilihan dongeng untuk kegiatan story telling. Selain itu, kisah-kisah adaptasi ini dapat membangkitkan imajinasi anak-anak. Tentu mereka akan penasaran, bila dalam versi klasik seorang putri salju melarikan diri ke hutan, dewasa ini putri salju pun bisa berperang.
            Sebagai seorang yang suka menulis, film-film yang mengadaptasi dongeng klasik seperti Brave, Snow White and The Hunstman, atau Mirror Mirror telah menginspirasi saya dalam menciptakan karakter yang tidak monoton. Karakteristik seorang tuan putri tidaklah harus berpedoman pada pakem menunggu-diselamatkan-pangeran. Dengan versi yang baru, film-film adaptasi ini terasa menghibur dan menjauhkan penonton dari rasa bosan. Selain itu, menghindarkan penonton dari pikiran macam "Ah, saya sudah tahu, pasti akan begini kisahnya."
x17online.com
            Sebuah dongeng klasik tidak menjadi basi hanya karena berusia ratusan tahun. Sebuah dongeng klasik pun tetap memberi inspirasi sekaligus nilai moral yang kaya. Inilah dua hal akan anda dapatkan melalui suguhan film-film pengisi liburan yang menampilkan versi terkini seorang tuan putri. Jadi, film apa yang akan anda pilih bersama buah hati?
            

8 komentar:

  1. kalo gini caranya gue harus hati-hati kalo mau godain cewek tetangga :D

    BalasHapus
  2. wah.. sedang berlomba di VOA.. :D

    BalasHapus
  3. film yang saya pilih bersama buah hati? film yang slow jalan putarannya. hehehe,

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaaah puku masih kecil kasian matanya kalo nonton film haha belum ngerti.dinyanyiin lagu aja miss :D

      Hapus