Sabtu, 02 Agustus 2014

Animasi Ala Ghibli

musingsofarnedygirl.wordpress.com

Apa film animasi favorit Anda? Coba saya tebak. Mungkin Frozen yang dicintai anak-anak perempuan di berbagai penjuru dunia? Atau Doraemon yang souvenirnya dikoleksi oleh berbagai kalangan usia? Kalau Anda pecinta film animasi terutama yang diproduksi Negeri Matahari Terbit, ada baiknya Anda menonton film-film produksi Studio Ghibli. Ini tidak menawarkan keajaiban dari kantong ajaib Doraemon. Ini juga tidak memberikan pengalaman betualang dalam memecahkan teka-teki ala Shinichi Kudo, dunia perompak ala One Piece, kekuatan bulan ala Sailor Moon, atau lucunya sekelompok anak TK yang iseng ala Shinchan. Anda akan mendapatkan film animasi yang imajinatif sekaligus emosional ala Ghibli.


blogs.commons.georgetown.edu
Film pertama Studio Ghibli yang saya nikmati adalah Spirited Away. Film ini meraih penghargaan Oscar di tahun 2002 sebagai film animasi terbaik. Mengangkat tema dunia arwah, dikisahkan seorang anak perempuan bernama Chihiro berjuang untuk mengembalikan orang tuanya dari wujud babi menjadi manusia. Kedua orang tuanya mengalami kemalangan tersebut setelah memakan makanan di taman bermain yang ternyata menjadi gerbang antara dunia manusia dan dunia arwah. Chihiro ditolong oleh Haku, seorang anak lelaki bermata tajam dengan kemampuan sihir yang mampu mengubah diri menjadi naga. Haku bekerja pada seorang perempuan tua bernama Yubaba, pemilik pemandian air panas untuk para arwah. Selama tinggal di dunia arwah, Chihiro bekerja di pemandian air panas itu. Ada beberapa tokoh lain yang menarik perhatian seperti Rin (siluman perempuan), Kamaji (kakek dengan tubuh bagian bawah seperti laba-laba), dan Hantu Tanpa Wajah.

purisukareviews.wordpress.com
spiritedaway.wikia.com
Saya sangat menyukai tokoh Haku. Interaksi Haku dengan Chihiro terasa romantis. Bantuan yang selalu diberikan Haku pada Chihiro terasa tulus. Pada akhirnya Chihiro-lah yang menolong Haku untuk melepaskan diri dari Yubaba. Sementara sosok Yubaba terasa menyeramkan apalagi dengan kepala super besar yang tampak mengintimidasi. 

terrymalloyspigeoncopp.com
Bagaimana film lain dari Studio Ghibli? Film yang kedua saya tonton adalah Grave of The Fireflies alias Kuburan Kunang-kunang. Settingnya adalah Jepang di masa perang dunia kedua. Apakah tetap seimajinatif Spirited Away? Tentu. Film tahun 1988 ini juga menampilkan arwah. Alkisah Seita dan Setsuko adalah dua bersaudara yang berusaha menyelamatkan diri dari terjangan amunisi pesawat Amerika. Dalam sekejap kota tempat mereka tinggal terbakar. Bahkan orang-orang yang pergi ke tempat perlindungan pun tak luput menjadi korban, salah satunya adalah ibu mereka. Ibu Seita dan Setsuko meninggal setelah mengalami luka bakar yang parah. Tak ada tempat bernaung, Seita membawa Setsuko untuk tinggal bersama bibi mereka. Sang bibi lama-kelamaan merasa berat menampung keduanya. Mereka pun mencoba bertahan hidup sendiri di sebuah liang.

filmcaptures.com
flickersintime.com
Lain dengan Chihiro yang merindukan kedua orang tuanya karena diubah menjadi babi, Seita maupun Setsuko mengalami kerinduan karena menjadi yatim piatu akibat perang. Adegan Chihiro yang mengunjungi orang tuanya di kandang babi terasa menyesakkan dada. Kedua orang tuanya lupa dulu mereka manusia. Sementara Seita menunggu surat balasan dari ayahnya berbulan-bulan hingga ia tahu Angkatan Laut Jepang telah kalah perang. 

Secara keseluruhan, Grave of The Fireflies didominasi hal-hal yang menyedihkan. Film ini betul-betul memotret akibat buruk dari perang. Bukan cuma dua anak yang kehilangan orang tuanya, tapi juga kesulitan hidup jangka panjang yang mereka alami. Mulai dari kesulitan mencari tempat berteduh hingga mencari makanan. Kerabat pun tidak mampu lama-lama dalam berbelas kasih karena beratnya hidup yang dijalani untuk diri sendiri. Lain halnya dengan Spirited Away yang lebih kaya emosi karena tidak hanya mengupas kesedihan. Ia juga memberi sisi romantis sekaligus komedi. 

Apakah Anda punya rekomendasi film animasi lain? :)

8 komentar:

  1. Aku juga sama, suka ghibli. Aku pertama nonton grave of fireflies, waktu SD. dan Spirited away, waktu SMA. Dari situ, baru tau deh ternyata film ghibli lumayan banyak sampe suka cari tau ke temen yg ada di jepang, tahun ini ternyata ghibli keluarin film baru.

    Tapi yang paling saya suka sih spirited away. Selain itu, my neighbour totoro juga seru. Tapi kalau only yesterday saya kurang ngeh tentang intinya. Kalau yg lain belum sempat nonton xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya baru nonton 2 itu, belum nyari lagi :D

      terkesan sama spirited away terutama liat haku, memorable banget tokohnya. tp sisi fantasinya itu kadang bikin yg nonton mikir hehehhee

      Hapus
  2. mohon ijin mengucapkan Selamat lebaran mohon maaf lahir batin di artikel bagus animasi ala ghibli ya kak

    BalasHapus
  3. Datang berkunjung sambil menyimak, minal aidin walfaidin ya bu mhn maaf lahir batin, ditunggu kunbalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mohon maaf lahir dan batin juga ;)

      Hapus
  4. Spirited away,Tottoro, The Cat Return, Ponyo, Grave of fireflies, The secrets world of arietty, whisper of heart, Kiki's delivery services, My neighbour Yamada, dsb.
    Tapi sampe sekarang Spirited away masih tetap jadi favorit utama ^^

    film-filmnya studio Ghibli itu unik, karena selalu menyajikan suatu imajinasi yang hidup

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah fans berat studio ghibli nih. beberapa hari setelah saya menulis postingan ini, saya nemu berita soal vakumnya studio ghibli untuk sementara waktu. semoga studio ghibli segera memproduksi film animasi lagi.

      Hapus