Jumat, 25 September 2020

Rencana Baru

Sudah seminggu aku sibuk menelusuri laman berbagai grup Facebook. Itu bukan laman-laman yang kuminati. Bukan pula grup tempat seseorang yang kukenal. Aku masuk ke dalam grup-grup tersebut dengan tujuan riset tulisan terbaruku. Tidak ada aktivitas yang kulakukan selain membaca satu persatu status dari orang-orang yang tidak kukenal. Latar belakang mereka beragam. Tapi ada satu persamaan yaitu tingkat ekonomi yang rendah. Kebanyakan dari mereka hidup di bawah garis kemiskinan.

Kamis, 17 September 2020

Diplagiat Berkali-kali?

Pertama kali tulisanku diplagiat itu tahun lalu. Aku nulis buat Cultura dan ternyata ide tulisanku plek ketiplek dipake oleh media yang jauh lebih besar. Seingatku, infografis dari media itu bahkan menggunakan elemen yang sama yang dipake dalam tulisanku. Maksudnya elemen gambar ya. Media tersebut plagiat karyaku dua kali. Aku udah bilang sama bosku (yang punya Cultura). Seingatku dia biasa aja. Mungkin menurut dia ya mau gimana lagi.

Sabtu, 27 Juni 2020

Eau De Zwitsbaby Review + Informasi Soal Parfum



Apa sih yang khas dari bayi? Katanya bayi tuh aromanya segar. Sampai kita dengar kan istilah wangi bayi. Selain itu produk-produk buat bayi juga punya aroma yang enak-enak. Aromanya soft dan tidak bikin alergi. Salah satu produk untuk bayi yang aromanya sangat terkenal adalah Zwitsal.  Produk yang berada di bawah naungan Unilever ini telah masuk ke Indonesia sejak tahun 1972.

Saya bukan tipe yang mengoleksi parfum. Penciuman saya cukup sensitif sehingga sedikit picky kalau soal minyak wangi. Parfum favorit saya selama bertahun-tahun adalah Fantasy Britney Spears Eau De Parfum. Aromanya manis, ringan, dan girly. Saat teman saya, Ade, menawarkan Eau De Zwitsbaby saya mengiyakan. Keputusan saya tidak salah. Eau De Zwitsbaby memiliki karakteristik parfum favorit saya yang manis dan ringan.

Jumat, 06 September 2019

Abduct X Querramellca Spellbound Palette Review

Sumber: Abduct Cosmetic

Kali ini saya mau review makeup palette favorit yaitu Spellbound! Ini adalah hasil kolaborasi antara Abduct Cosmetic yang berpusat di Singapura dengan Querramellca, beauty enthusiast asal Indonesia. Kenapa favorit? Singkatnya, ini adalah produk dengan harga terjangkau yang bisa digunakan untuk seluruh wajah sehingga sangat praktis. Satu palet untuk beragam kebutuhan. Selain itu pilihan warnanya cocok dengan skintone kulit orang Indonesia. Itulah kenapa ini menjadi palet andalan saya baik di acara sehari-hari maupun formal.

Ristra Med Soap Review

sumber: website Ristra

Halo! Kali ini saya ingin mereview sabun wajah favorit saya yaitu Ristra Med Soap. Rasa penasaran saya berasal dari postingan seorang blogger yang mengaku cocok dengan seluruh rangkaian produk perawatan wajah dari Ristra. Akhirnya saya memutuskan mencari dan mencobanya. Ini adalah produk lokal yang bisa kita temukan di toko-toko kosmetik maupun toko online. Memang produknya belum sepopuler brand lain seperti Wardah ataupun Emina sehingga agak sulit ditemukan. Saya sendiri tidak menemukannya di minimarket ataupun supermarket.

Selasa, 03 September 2019

Tips, Trik, dan Pengalaman Wawancara Kerja Sebagai Dosen

via unsplash
Halo! Dalam postingan kali ini, saya ingin membagikan tips, trik, dan pengalaman wawancara kerja sebagai dosen. Saya menulis topik ini karena masih banyak yang penasaran mengenai gambaran dari wawancara kerja untuk lowongan sebagai dosen. Dosen merupakan salah satu profesi yang lowongan kerjanya jarang kita ditemukan di internet. Kebanyakan kampus tidak memasang lowongan kerja sebagai dosen di situs resminya. Kampus lebih senang merekrut alumni atau dosen dari kampus lain yang memang sudah diketahui latar belakangnya.

Minggu, 01 September 2019

Gundala Review

Gundala (sumber: Screenplay Production dan Legacy Pictures)
Mulai tahun ini, proyek film superhero lokal akan dimulai dengan dirilisnya Gundala. Bumilangit  sebagai pemilik hak cipta para tokoh superhero lokal ini akan melahirkan Jagat Sinema Bumilangit yang nantinya  seperti MCU atau DCEU. Dengan biaya produksi yang tinggi, tekanan untuk menghasilkan keuntungan yang sebanding pun muncul. Namun nampaknya tak akan sulit untuk meraih penonton minimal dua juta orang mengingat antusiasme publik terhadap Gundala. Akan sangat disayangkan bila publik tidak mendukung karya sineas dalam negeri tetapi justru mengelu-elukan superhero luar. Padahal, Gundala memiliki potensi untuk dicintai.

Sabtu, 31 Agustus 2019

PIXY ColoReinvention: New Shades, New Look, New You Review

Produk dari Pixy (foto pribadi)
Halo! Pada postingan kali ini, saya akan menulis review mengenai produk-produk terbaru dari Pixy. Ini adalah produk drugstore dengan harga terjangkau yang mudah didapatkan di mana-mana. Pixy sendiri bukan produk baru, bahkan sudah dikenal orangtua kita ketika masih muda. Tetapi banyak yang salah paham dan menganggap Pixy sebagai produk lokal. Padahal Pixy adalah produk yang dibuat berdasarkan lisensi dari Mandom Corporation, sebuah perusahaan dari Jepang. Tetapi produksinya sendiri dilakukan di dalam negeri tepatnya di Bogor.

Selasa, 16 Juli 2019

Dua Garis Biru (Bukan Review)

Gambar: Starvision (via cultura.id)

Saya pernah berdebat dengan Faisal ketika dia mengatakan bahwa kita tidak bisa berkomentar karena tidak benar-benar tahu mengenai kasus nikah dini. Saat itu kasus yang kami bicarakan ada di Sulawesi. Saya marah sekali ketika orang tidak menganggap isu ini krusial. Sambil menangis histeris saya bilang ke Faisal apapun alasannya anak saya tidak boleh menikah dini. Mau alasannya cinta atau sudah akil baligh, itu tetap kekerasan seksual. Anak-anak tidak seharusnya menikah. Mereka seharusnya bermain dan belajar. Masa kecil mereka tidak boleh hilang.

Kamis, 27 Juni 2019

Beauty Community yang Doyan Kolaborasi


Beberapa waktu lalu, Marcella Kikyanto (@querramellca) merilis serangkaian produk kecantikan hasil kolaborasinya dengan Abduct Cosmetics. Bersama brand makeup asal Singapura ini, Marcella membuat eye palette, beauty blender, dan solid cleanser. Marcella semakin dikenal oleh beauty community di Indonesia sejak ia meraih juara pertama Face Award Indonesia yang diadakan oleh brand NYX pada tahun 2017. Ia juga berkali-kali mengadakan workshop makeup.

Curhatan Freelancer Part 2: Kerjanya Ngapain Sih?


Saya sering mendapat pertanyaan mengenai apa pekerjaan saya. Kalau saya jawab freelance, mereka tanya lagi, "Nulis di mana aja? Cuma di Cultura aja ya?" BTW saya memang suka share tulisan-tulisan saya di Cultura. Kalau saya jawab di tempat lain juga, pasti muncul pertanyaan berikutnya. Terutama soal pendapatan. Mungkin di pikiran orang, enak sekali pekerjaan saya. Makan dibayar, nonton dibayar, duduk-duduk di rumah di bayar. Kalau gitu, saya jelaskan dalam satu tulisan ini. Biar ga ada yang tanya lagi.

Minggu, 28 April 2019

Memacari Seorang Feminis

unsplash.com
Bukan saya yang pertama kali menyebut diri saya feminis. Tapi pacar saya. Dia bilang suatu hari di atas motor, "Kamu kan feminis." Dia juga yang mendorong saya lebih vokal di medsos. Menurut dia, saya perlu memperjuangkan apa yang saya anggap benar. Dia tidak pernah marah atau tersinggung ketika saya mengangkat isu gender. Apapun isunya. Semua saya bahas dengan dia. Ini lucu. Seorang laki-laki mendukung saya dibanding kebanyakan teman perempuan saya yang masih menganggap kesetaraan itu tidak perlu. Feminisme itu hal bodoh. Padahal mereka juga tidak mau dilecehkan dan benci pada pemerkosaan. Tapi kok antifeminis?

Kamis, 11 April 2019

Ketika Perempuan Saling Bully dan Benci


Suatu hari seorang perempuan bernama Bunga mengkritik teman sekantornya yang belum hamil. "Itu karena kamu ga jago goyang." Tentu saja tidak ada hubungan antara kehebatan seseorang di ranjang dengan kemampuan dia untuk memiliki keturunan. Lagipula, bukankah memiliki anak adalah kuasa Tuhan? Orang-orang seperti Bunga pasti tidak tahu ada yang namanya splash pregnancy. Suami istri bahkan bisa saja hamil meski tidak ada penetrasi ketika berhubungan sex (apalagi bila si istri vaginismus).

Perilaku perempuan yang saling menyalahkan  baik dalam kehidupan nyata maupun yang kita lihat di layar kaca adalah salah satu bentuk dari pengaruh budaya patriarki yang mengakar kuat. Perempuan selalu di pihak yang salah dan menjadi sumber masalah. Begitu pula dengan kasus bully kemarin. Mulai dari katanya bermula dengan masalah lelaki sampai kini disebut sebagai masalah hutang yang diungkit kembali.

Kenapa sih perempuan saling benci?

Rabu, 03 April 2019

Curhatan Freelancer Part 1: Saya Baru Senang Kalau Dapat Uang


Sebetulnya punggung saya lelah. Saya ingin sekali tidur. Tapi di sisi lain, mata ini sulit tertutup. Pikiran saya menerawang ke masa kecil. Ketika menjadi anak yang paling cepat lancar membaca dan menulis saja sudah membuat saya senang. Sekarang? Saya baru senang kalo sudah mendapat uang. Bekerja sebagai pekerja lepas begini, apalagi yang baru mulai dari nol, memang tidak mudah. Saya harus kebal. Bukan masalah dikritik, tapi dihina.

Jumat, 08 Maret 2019

Instant Family, Dorongan Instan Memiliki Keturunan.

anygoodfilms.com

"Kapan nikah?" adalah pertanyaan overrated. Hal ini sepertinya tidak berlaku di Amerika sana. Begitu pula dengan pertanyaan "Kapan punya anak?" Pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun tanpa anak pun tidak terasa aneh bahkan wajar-wajar saja. Orangtua maupun mertuanya tidak ribut bertanya kapan akan menimang cucu. Tujuan dari berumah tangga bukanlah beranak pinak melainkan menghabiskan sisa usia bersama orang yang dicintai. Instant Family berusaha mengangkat isu yang lebih mendesak dibanding menikah atau memiliki anak yaitu menolong anak-anak telantar untuk mendapatkan keluarga. Film ini diadaptasi dari kisah nyata sang sutradara.

Sabtu, 16 Februari 2019

Jangan Mencuci Pembalut! (Beserta Mitos dan Fakta Seputar Menstruasi)

Pembalut sekali pakai (hellosehat.com)
Apa saja hal yang Anda ketahui tentang menstruasi? Mari saya tebak. Katanya, Anda tidak boleh minum es selama haid. Nanti darah haid Anda beku. Kalau garuk bokong, nanti tidak indah dan bisa muncul stretch mark. Bahkan ada anggapan bahwa Anda akan lebih mudah dikuntit setan bila tidak mencuci pembalut. Ada masih banyak lagi mitos abstrak lainnya sampai-sampai sebagian perempuan memilih tidak potong kuku dan keramas selama tujuh hari bahkan membuang pembalutnya secara hati-hati karena takut disantet lelaki. Lucu ya? Ada yang setiap bulan mengumpulkan pembalut bekas pakainya selama tujuh hari lalu dicuci dengan detergen di bak besar kemudian diberi pewangi pakaian terlebih dahulu sehingga ketika dibuang sudah seperti pembalut baru lagi. Bahkan ada yang mengganti pembalutnya hanya sehari sekali.

Kamis, 31 Januari 2019

Pro Kontra RUU PKS: Pro Zina, Pro Aborsi, Hingga Pro LGBT

sumber: goabroad.com
Ada kekhawatiran yang terus menghantui saya di hari-hari sekarang. Bagaimana bila suatu saat nanti saya memiliki anak perempuan? Adakah jaminan hidupnya akan tentram? Akankah ia merasa aman berada di jalan? Saya tidak ingin dia merasakan beratnya hidup sebagai warga negara kelas dua yang ditimpakan kesalahan sedemikian rupa hingga terus dicap sebagai pendosa. Saya tidak ingin putri saya kelak harus disalahkan atas bajunya atau bentuk fisiknya (yang padahal anugrah dari Tuhannya). Dia tidak harus melalui jalan yang saya lalui. Dia tidak harus bersusah hati. Solusi dari persoalan pelik ini adalah pengesahan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual yang dicaci, dibenci, dan dilabeli sebagai undang-undang tidak Islami. Dianggap membenarkan perzinahan, aborsi, dan mendukung LGBT.


Kadang saya bertanya-tanya dalam hati, Tuhan, mengapa saya lahirnya di Indonesia?

Selasa, 29 Januari 2019

Pengalaman Pertama Wawancara Kerja

wawancara kerja (youthmanual.com)
Gambaran saya mengenai wawancara kerja kira-kira seperti gambar ini. Menggunakan baju formal, diwawancara secara formal, dan berada di dalam ruang kerja. Saya sering bertanya kepada teman-teman bagaimana proses mereka hingga mendapatkan suatu pekerjaan. Saya pikir, saya juga akan mengalami hal yang sama. Saya sangat gugup. 

Ternyata saya diwawancara di restoran.

Itu daerah elit, atau mungkin tidak begitu elit, tapi kira-kira tidak membumi seperti kantong saya. Hal pertama yang saya lakukan begitu diberi tahu lokasi restorannya adalah membuka Zomato. Setelah melihat review harga, hal berikutnya yang saya lakukan adalah bertekad untuk tidak membeli apapun kecuali minuman. Saya bingung memikirkan pakaian apa yang cocok dikenakan. Bagaimana agar tidak terlihat salah kostum? Ini semua serba pertama bagi saya. Saya sampai susah tidur dan merasa berdebar berhari-hari.

Senin, 14 Januari 2019

Masa Depan di Tangan Perempuan

media.services.cinergy.ch

imdb.com
Bird Box maupun A Quiet Place memiliki beberapa kesamaan. Pertama, kita bisa lihat dari posternya. Kedua film ini sama-sama memposisikan tokoh perempuan sebagai sang hero. Tokoh yang dimaksud sama-sama seorang ibu dan sama-sama memperjuangkan hidup anak-anaknya. Terasa familiar sekaligus sebuah kebetulan yang menarik, bukan? Tapi tentu saja ini bukan kebetulan belaka. Dunia yang tengah menggaungkan kesetaraan gender di berbagai lini tentu ikut memengaruhi dunia seni. Para sineas berbondong-bondong menciptakan karya seni yang menonjolkan kiprah perempuan. Perempuan tidak lagi digambarkan lemah, perlu perlindungan, atau selalu mengharapkan bantuan. Perempuan di layar lebar justru menjadi sosok yang tangguh; sosok yang menjadi model pemberdayaan diri sesamanya.

Jumat, 11 Januari 2019

Mendobrak Konsep Cantik Melalui My Id is Gangnam Beauty

viu.com

Salah satu stereotip yang dilekatkan masyarakat terhadap Korea Selatan adalah plastik. Korea Selatan memang dikenal sebagai negara yang penduduknya familiar dengan operasi plastik sebagai salah satu prosedur mempercantik diri dan sudah dapat diterima oleh berbagai kalangan. Sayangnya hal ini masih menjadi perdebatan dengan embel-embel bahwa hasil operasi plastik dianggap melanggar kodrat dan tidak sesuai dengan konsep cantik dari lahir. Padahal seharusnya prosedur operasi plastik yang dilakukan seseorang tidak menjadi perdebatan karena itu adalah pilihan individu yang tidak menyakiti orang lain.

Itulah yang dicoba dilakukan oleh My Id is Gangnam Beauty. Drama yang diadaptasi dari Webtoon ini mengangkat topik mengenai perdebatan masyarakat mengenai cantik natural versus cantik buatan. Kedua istilah ini sebenarnya tidak pantas digunakan karena tentu saja kita tidak memiliki andil terhadap tubuh orang lain, bukan?