Senin, 30 Juli 2012

Chocodot, Dari Cabe Sampai 4L4Y


          Garut bukan cuma tentang domba dan dodol. Garut juga punya akar wangi dan jaket kulit. Garut tidak melulu soal batik. Ternyata, Garut punya ciri khas baru : coklat.
berbagai varian coklat dari Chocodot
          Kemarin, Minggu 29 Juli 2012 saya berkesempatan mengunjungi salah satu gerai Chocodot, sebuah merek coklat isi dodol khas Garut. Beberapa kali Chocodot tampil di televisi maupun majalah. Beberapa kali pula saya jatuh penasaran dan akhirnya bisa juga membeli produk-produknya.
          Chocodot adalah merek coklat khas Garut dan salah satu produk andalannya adalah coklat isi dodol. Menurut salah satu pegawai di gerai Chocodot, coklat isi dodol ini bisa bertahan hingga enam bulan ke depan. Coklat dikemas dalam kotak berbagai ukuran. Ada pula yang berbentuk seperti praline. Bagi anda pecinta coklat, tentu anda akan tergiur dan meneteskan liur. Betapa tidak, selain beragam pilihan coklat yang bisa anda nikmati, harganya pun cukup ringan di kantong.

          Anda kurang suka dodol? Mau mencoba coklat rasa lain? Nah ini dia. Chocodot juga menyediakan varian coklat dengan rasa buah. Ada stroberi, duren, dan bermacam rasa buah lainnya. Malah, ada coklat rasa cabe! Saya pernah mencoba dan rasanya, wow, pedas. Anda yang suka pedas bisa jadi ketagihan dengan coklat cabe ini. Dari segi bentuk dan warna, wujudnya seperti coklat kebanyakan. Tapi bila digigit, anda akan merasakan sensasi pedas-pedas seuhah itu.
          Masih kurang juga? Ada tiga rasa coklat yang menurut saya tidak akan anda jumpai dalam coklat luar negeri mana pun. Ketiga rasa eksklusif ini hanya akan anda jumpai pada produk-produk coklat lokal. Yaitu rasa gula asam, kencur, dan kunyit. Mirip rasa jamu. Dikemas dalam wadah mungil dari tanah liat yang lucu.
          Kalau sekedar coklat saja, tentu banyak yang menjual. Namun Chocodot menunjukkan kreativitasnya. Di masa kini, coklat tak cuma sekedar enak di mulut kenyang di perut. Perlu strategi jitu agar coklat ini menjadi jualan yang unik dan menggoda konsumen untuk membelinya. Bisa ditebak, industri kreatif macam ini menyasar segmen kaum muda. Beragam varian coklat dengan nama-nama unik pun menjadi andalan Chocodot.
anda merasa 4L4Y? ini obatnya!
          Sebut saja, Coklat Cegah 4L4Y, Coklat Gawat Darurat, Coklat Sesuwatu Banged, dan masih banyak lagi nama-nama kreatif yang disematkan untuk coklat-coklat yang dibanderol seharga Rp13.000 ini. Misal, di bungkus Coklat Cegah 4L4Y terdapat ikon anak 4L4Y dengan slogan pertolongan pertama pada Alay akut. Tercantum pula kegunaan coklat demi mengobati Kelebayan tingkat dewa-dewi, norak berkepanjangan tiada henti, muka setebal baja, dan putus urat malu semalu-malunya. Dengan desain yang menarik dan kata-kata yang menggigit, siapa yang tak penasaran dengan coklat ini?
          Di gerai Chocodot anda juga bisa menemukan pernak-pernik khas Garut. Seperti jaket kulit, boneka domba, tas domba, gantungan kunci bentuk coklat bergambar situs Candi Cangkuang, atau boneka berbentuk cake. Bagi anda yang kurang suka coklat, di sini disediakan pula berbagai penganan selain coklat. Jadi, kapan anda akan ke Garut dan icip-icip Chocodot? 

2 komentar: