Read more: http://www.heyblogger.net/2012/03/menambahkan-widget-social-bookmark-di.html#ixzz2zp49uvnR

Minggu, 06 Mei 2012

Bekasi Punya Tari


para penari dirias
            Bekasi punya tarian khas tidak sih? Punya! Ada dua tarian kreasi khas Bekasi yang tengah giat dipelajari kaum muda Bekasi. Tari Dododgeran dan Tari Kembang Bekasi. Tari Dodogeran diperuntukkan bagi anak-anak yang masih bersekolah di bangku TK, SD, dan SMP. Sementara Tari Kembang Bekasi yang menggunakan properti topeng dan kipas diperuntukkan bagi remaja dan dewasa.

tari dodogeran (bekasisquare.com)
            Teh Eem menggeluti dunia tari sejak kelas 1 SMA. Mulanya, Teh Eem sama sekali tidak memiliki dasar tari. Ketika telah mahir menari, Teh Eem berniat menciptakan tarian yang dapat menjadi ciri khas Bekasi. Maka terciptalah Tari Dodogeran dan Tari Kembang Bekasi yang mengambil gerakan dasar tari topeng. Tari Dodogeran bertempo cepat dengan gerakan yang lincah dan ceria. Selain itu terdapat gerakan yang menggerakkan-gerakkan pinggul dan tangan. Sekilas, kita akan teringat pada tarian dari Betawi dan Sunda. Kostum penari menggunakan celana pangsi―celana khas Betawi yang dulunya banyak digunakan petani―dan toka-toka atau selempang. Hal lain yang menjadi ciri khas adalah kostum yang berwarna-warni dan hiasan kepala yang ramai.        
Teh Eem
    Siapa yang menciptakan tari kreasi ini? Ya, dia adalah seorang penari sekaligus ibu rumah tangga bernama Teh Eem. Pagi ini sekitar pukul setengah 6 pagi saya bertemu dengan beliau di rumahnya di Bekasi. Teh Eem tengah sibuk merias anak didiknya yang akan tampil menari dalam sebuah lomba di SMP Negeri 2 Bekasi.
            Tari Kembang Bekasi mempunyai gerakan yang lebih rumit. Di samping itu, dalam tarian ini diperlukan kemampuan sang penari dalam menyelami karakter topeng yang digunakan. Menurut Teh Eem, biasanya seorang penari dapat berganti dengan 3 topeng yang melambangkan 3 karakter. Topeng putih dengan karakter gerakan tari yang lemah lembut, topeng pink dengan gerakan tari yang genit, dan topeng hitam yang terlihat gagah sebab menampilkan sisi maskulin penari. Walaupun penarinya seorang perempuan, penari harus bisa menampilkan gerak-gerik yang sangat maskulin.
            Salah satu anak didik Teh Eem bernama Rachel. Perempuan bertubuh tinggi semampai ini mengatakan, sudah setahun ia menggeluti tari. Kini Rachel bersekolah kelas 1 SMA. Melihat tingginya animo kaum muda Bekasi dalam menggeluti kedua tarian ini, tergelitik dalam benak saya, bagaimana cara Teh Eem menarik perhatian mereka. Menurut Teh Eem, ia menyadari semakin sedikitnya kaum muda yang masih mau melestarikan kebudayaan nusantara. Kebanyakan kaum muda yang ia ketahui lebih memilih tari modern atau tari cover Korea yang tengah menjamur di Indonesia. Maka Teh Eem pun menciptakan gerakan-gerakan yang dapat menarik perhatian kaum muda. Semisal Tari Kembang Bekasi. Salah satu gerakan dalam tari ini berupa split yaitu meluruskan kedua kaki ke samping. Split biasanya dikuasai orang yang menggeluti bela diri.
            Teh Eem bercerita, seluruh kostum dan aksesoris yang digunakan para penari merupakan buatannya sendiri. Ia meronce manik-manik yang menghiasi toka-toka di tubuh penari. Ia pula yang mendesain kostum. Dengan bersemangat Teh Eem mengatakan tidak memungut bayaran bagi kaum muda yang ingin belajar menari di sanggarnya. Baginya, hal terbaik yang ia dapatkan dari anak-anak adalah semangat di wajah mereka dalam mempelajari dan melestarikan budaya Bekasi.
            Teh Eem berasal dari keluarga seniman. Ia dan suaminya menghidupi diri dari seni. Selain mengelola sanggar, Teh Eem juga mengajar tari di sebuah sekolah dasar. Sementara suaminya, Bang Sukarsa, menjadi koreografer sekaligus pemain musik. Bang Sukarsa sering diminta bantuannya membuat koreografi dan menata musik perhelatan tari beberapa universitas ternama di Indonesia. Ayah Teh Eem berprofesi sebagai dalang ditemani istrinya yang masih aktif menyinden. Bahkan malam ini sang ayah tengah mendalang di Kabupaten Bekasi.

Video bisa di lihat di sini
            

18 komentar:

  1. boleh tw ga alamat sanggarnya teh eem?
    bs ga d info ke donna.aristiasari@gmail.com?
    Thx b4

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak linda ga punya alamat, nomer hapenya mau?abis lupa nyatet hahahahha

      Hapus
    2. mudah2an masih aktif blognya. blh minta no hapenya teh eem?

      Hapus
  2. boleh minta nomer HP nya?tolong dikirim ke 087821959662 (IBNU ABDIE), insyaalloh mau ada event di bekasi...trm ksh

    BalasHapus
  3. Hai, ada alamat sanggarnya teh eem kah? Atau minta kontak teh eem. Bisa tolong kirim ke dinafahaa@gmail.com :)

    BalasHapus
  4. Hai, boleh minta alamat sanggar teh eem? Minta kontak teh eem juga ada kah? Boleh tolong kirim ke dinafahada@gmail.com yaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah saya kirim silakan cek email :)

      Hapus
  5. mb Linda bolehkah minta no hp dan alamat teh Eem? minta tlg diemail ke dphhandayani@gmail.com ya mb. Tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh saya minta alamat dan no.hp.teh eem mbal?email saya kio.is.mine@gmail.com trims mbak

      Hapus
    2. Mba Linda, aku juga mau dong mina alamat dan hp nya teh Eem ya...
      email aku : sri_etty@hotmail.com. Terima kasih...ya mba

      Hapus
  6. boleh saya minta alamat lengkap dan no hp ? email saya auliakania29@gmail.com atau carolsarah979797@gmail.com.... terimakasih :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...