Minggu, 14 April 2013

Ke Kebun Raya, Mau Apa?


            Yaps, kemarin saya dan seorang teman ingin menghabiskan waktu di akhir pekan dengan jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor (KRB). Tiba pukul sembilan pagi, terlihat hiruk-pikuk antrian kendaraan yang ingin membeli tiket. Terlihat pula rombongan keluarga dan rombongan anak sekolah bersama gurunya memadati halaman depan pintu 1 KRB. Tak ketinggalan pula beberapa wisatawan asing hilir mudik. Biasanya mereka ditemani pemandu dan menenteng kamera DSLR.

           
Karena teman saya terlambat datang, saya memutuskan masuk lebih dulu. Ternyata harga tiket KRB naik mulai tanggal 1 Maret 2013 lalu yakni sebesar Rp14.000/orang untuk umum dan Rp25.000/orang untuk wisatawan asing. Hal tersebut tertera di sebuah spanduk yang berada di dekat pintu masuk. Juga terdapat spanduk paket makanan dengan harga terjangkau sesuai kantong pelajar di Hari Senin sampai Jumat. Sayang saya sudah mahasiswa J
           
Kesempatan berkeliling KRB tidak saya sia-siakan untuk memotret. Sebetulnya ini salah satu alasan utama saya mengunjungi KRB. Nah, apa saja yang bisa saya lakukan selain menikmati pemandangan? Berikut beberapa hal yang saya temukan sepanjang berkeliling KRB di Hari Sabtu kemarin.
Superhero di KRB
1. Melihat Orang Berkostum Superhero
            Saya melihat banyak orang berlarian menggunakan kostum superhero lengkap dengan jubah dan topeng. Mulai dari Superman, Spiderman, Batman, Captain America, sampai topeng-topeng wajah Angry Bird. Lucunya, mereka membawa pistol air dan tudung saji. Saya tidak tahu apa kepentingannya bertempur dengan tudung saji. Mereka berlari dalam kelompok-kelompok kecil dan sebagian dari mereka membawa DSLR. Tampang mereka terlihat serius. Ada yang membuka catatan, semacam petunjuk arah.
Kolam air mancur
2. Melihat Orang yang Tidak Sopan
            Kenapa saya bilang tidak sopan? Karena menurut saya sikap mereka mesum. Ada sebuah kolam kecil dengan air mancur yang dikekelingi banyak bangku. Di sana banyak pasangan muda-mudi yang berpelukan. Padahal tak jauh dari tempat mereka duduk bermesraan, ada rombongan keluarga besar yang tengah berpiknik di antara rerimbun pohon. Banyak pula rombongan anak sekolah yang melewati tempat itu. Seharusnya ada petugas KRB yang berpatroli dan mengingatkan bahwa itu tempat umum sehingga perbuatan yang tidak sopan dilarang dilakukan.
3. Makan Es Krim
            Sejauh mata memandang, banyak sekali gerobak es krim di area KRB. Semua mematok harga sama, Rp2.000/corong. Es krim ini memiliki rasa coklat dan stroberi. Tapi ketika lumer di mulut, akan terasa kandungan kelapanya juga. Mungkin es krim ini dicampur dengan santan. Di gerobak es krimnya tertulis binaan koperasi.
refleksi 1

refleksi 2

4. Memotret
            Selain saya dan teman, ada pula beberapa kelompok kecil yang sibuk dengan kamera di tangan. Rata-rata membawa model perempuan dengan pakaian dan make-up tebal. Biasanya yang memotret ini membawa mobil agar tidak repot menenteng properti. Ada yang membawa busa sabun, balon, kostum, dan lain-lain. Salah satu spot favorit para penikmat fotografi adalah jembatan gantung berwarna merah. Namun karena tempat itu ramai, saya sendiri kesulitan mengambil foto di sana.
            Selain hal-hal di atas masih banyak lagi yang bisa dilakukan di KRB. Mulai dari berpiknik, berolahraga, hingga mengadakan kegiatan keorganisasian. Saya sendiri pernah melakukan outboond maupun rapat organisasi di KRB. Tempatnya sejuk dan memanjakan mata. Saya menyarankan Anda untuk membawa bekal sendiri dari rumah karena harga  makanan maupun minuman di KRB cukup mahal. 

2 komentar:

  1. agak kaget gitu pas baca poin kedua, karena pas aku ke KRB itu gak nemu yang kayak gitu hehe :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. geli nemu begituan tauk haha jijaaaaay bikin ngiler #eh #salahfokus #plakplakplak

      Hapus