Selasa, 03 Juli 2012

Drama Keluarga di Tangan Jodi Picoult



Judul               :           Vanishing Acts. Hati yang Hilang.
Penulis             :           Jodi Picoult
Penerjemah      :           Gita Yuliana K.
Tebal               :           528 halaman
Cetakan           :           Pertama, November 2008
Penerbit           :           PT Gramedia Pustaka Utama

resensinovel.blogspot.com
            Dalam salah satu episode Oprah Winfrey Show, Oprah mengundang para pemain film My Sister's Keeper. Film itu merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karangan Jodi Picoult. Seorang penulis yang mengangkat drama keluarga menjadi kisah apik sekaligus mencengangkan. Bagi anda yang pernah membaca buku My Sister's Keeper tentu terkesan dengan kehebatan riset Jodi Picoult untuk menghasilkan sebuah karya. Kedalaman emosi pun patut diperhitungkan karena Jodi Picoult sangat terampil dalam mempertentangkan hal yang bersifat abu-abu.

            Sangat Jodi Picoult. Itu pendapat saya ketika membuka bab demi bab Vanishing Acts. Hati yang Hilang. yang menjadi novel keduanya yang saya nikmati. Anda bisa teringat sampul My Sister's Keeper maupun Vanishing Acts. Hati yang Hilang. sama-sama berupa potret seornag gadis kecil. Jodi Picoult tidak meninggalkan ciri khasnya dengan menulis masing-masing bab untuk setiap tokoh utama novelnya. Selain semakin menyelami gejolak batin setiap tokoh, pembaca juga dapat melihat kelihaian Jodi Picoult dalam mendeskripsikan karakter tokoh yang ia buat.
            Vanishing Acts. Hati yang Hilang. berkisah tentang seorang perempuan bernama Delia yang memiliki anak di laur nikah bernama Sophie. Ia membesarkan Sophie bersama ayahnya, Andrew Hopkins, seorang panutan masyarakat yang bekerja di sentra manula. Andrew Hopkins membaktikan hidupnya untuk masyarakat. Sementara tunangan Delia yang juga Sophie, Eric, adalah pemabuk kambuhan yang berkarir di bidang hukum. Sejak kecil Delia, Eric, dan Fitz menjalin persahabatan tak terpisahkan yang membuat mereka terjalin rapat bagai gulungan benang. Namun hidup yang sempurna milik Delia beserta orang-orang di sekitarnya menjadi guncang saat masa lalunya terkuak. Ia tinggal bersama ayah yang menculiknya dan memisahkannya dari sang ibu ketika masih berusia empat tahun. Belum lagi cinta segitiga antara Delia, Eric, dan Fitz yang mengancam persahabatan mereka.
            Tema yang tidak biasa, lagi-lagi berkaitan dengan dunia medis dan hukum. Mempertentangkan etika, moral, dan cinta. Apakah keluarga segala-galanya atau justru keluarga menjadi sumber petaka. Dengan cermat Jodi Picoult menyambung simpul-simpul ini menjadi kesatuan cerita yang mengejutkan sekaligus mengaduk hati pembaca. Bandingkan dengan My Sister's Keeper yang membuat seorang ibu memilih keselamatan hidup putri keduanya atau kebebasan tidak mendonor bagi putri ketiganya. Dalam buku ini, Jodi Picoult memaksa kita berpihak; ayah yang menculik putrinya atau ketidakbecusan sang ibu karena mencandu alkohol?
            Hal menarik lainnya, Jodi Picoult menelanjangi persepsi kita tentang sebuah keluarga. Keluarga tak sekedar sumber cinta, dukungan, dan kasih sayang. Keluarga dapat berperan menjadikan seseorang kehilangan hidupnya dan pengaruh atas dirinya. Seorang ibu tak selalu menjadi sosok malaikat penuh kelembutan yang menjadi pahlawan di mata anaknya. Sang ayah pun melakukan kebaikan yang justru melukai hati sang anak yang kehilangan kepercayaan terhadap semua orang. Begitu pula Delia yang menjadi kecintaan dua pria dalam hidupnya. Meski ia telah memilih dari awal kepada siapa hatinya berlabuh, pada akhirnya ia kembali menjadi orang tua tunggal bagi Sophie.
            Namun My Sister's Keeper tetap lebih menohok dan menjadi juara. Konflik secara langsung yang meruncing antara ibu dan anak menyita perhatian dibanding perjuangan Eric membebaskan Andrew Hopkins dari jeratan hukum. Dalam Vanishing Acts. Hati yang Hilang pembaca dengan mudah menyerahkan kepastian tamatnya kisah dari persidangan demi persidangan yang dijalani Andrew. Berbeda dengan My Sister's Keeper yang melibatkan pengadilan tapi menekankan pada hubungan antara ibu dan anak yang bagai cinta dan benci.
            Tentu bukan berarti anda harus melewatkan buku ini. Vanishing Acts. Hati yang Hilang. tetap dapat menjadi acuan anda untuk mendatangkan inspirasi. Terutama kedalaman penguasaan yang ditunjang riset oleh Jodi Picoult. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar