Selasa, 03 Juli 2012

Cinta di Sebuah Senja


Judul               :           Senja di Chao Phraya
Penulis             :           Endah Raharjo
Tebal               :           324 halaman
Cetakan           :           Pertama, Juni 2012
Penerbit           :           Leutikaprio
leutikaprio.com

            Novel yang mengangkat teman cinta sudah banyak pasaran. Apalagi yang diguncang isu perbedaan. Entah kewarganegaraan, suku, ras, agama. Ini baru beda, kisah cinta paruh baya! Ya, dalam novel setebal 324 halaman ini anda akan disuguhi romantika cinta seorang perempuan yang menjadi orang tua tunggal bagi kedua anaknya tapi terjerat cinta lelaki paruh baya. Beda usia keduanya pun tak jauh.
            Berlatar di Indonesia, Thailand, dan Amerika novel ini menyajikan pertentangan batin cinta keduanya. Laras, seorang janda yang bertanggung jawab menghidupi kedua anaknya dengan bekerja keras di luar negeri. Ia tidak mencoba membuka hati untuk mencari pengganti suaminya karena tak banyak pilihan lelaki lajang seusia yang bisa menikahinya. Tanpa sengaja, Laras justru jatuh hati pada Osken O'Shea, seorang pria Amerika berdarah campuran Khazakhtan dan Irlandia.

            Laras dan Osken menjalani hubungan yak tak mudah. Sejak awal, kedua orang tua Laras kurang menyambut hangat kehadiran Osken. Belum lagi pekerjaan Osken yang membuatnya terus berpindah dari satu tempat ke tempat lain sehingga mereka sulit bertemu. Namun kuatnya cinta membuat mereka tangguh dalam menjalani hubungan.
            Sejak awal, saya dilingkupi rasa penasaran. Kalau cinta paruh baya, bisakah romantis bergelora seperti cinta anak muda? Ternyata bisa! Dan sangat membuat jatuh cinta. Saya bisa merasakan seperti apa rasanya Laras yang tengah dimabuk cinta. Meski ia seorang ibu sekaligus pencari nafkah, cinta tidak membuatnya melupakan tanggung jawab. Pekerjaannya tetap selesai dengan baik dan komitmennya menjaga bahtera keluarga pun terjamin. Tokoh Osken pun menarik, meski ia tidak berkeinginan memiliki anak tapi ia mau mencoba menjalin komunikasi dengan anak-anak Laras.
            Secara keseluruhan, saya suka semua bagian di novel ini. Bukan karena saya tahu siapa penulisnya lho ya ^_^ Tapi saya memang suka. Selain tokoh yang manusiawi, saya juga suka ide cinta paruh baya yang tangguh. Laras yang dibesarkan dengan adat istiadat timur―ia seorang perempuan Jawa―menganggap restu orang tua bagi pernikahannya sangat penting. Tentu bertolak belakang dengan Osken yang menganggap menikah tidak menikah adalah pilihan, orang tuanya tidak mempermasalahkan. Hal-hal kecil terasa membumi dalam novel ini. Seperti janda yang dipandang sebelah mata atau orang tua yang ketinggalan teknologi.
            Saya merekomendasikan buku ini sebagai teman liburan anda. Terutama bila anda membutuhkan bacaan tenta cinta yang berbeda, cinta yang indah, cinta yang luar biasa. Cinta bukan hanya monopoli kaum muda. Cinta milik semuanya :D

6 komentar:

  1. Review novel yang menarik lind :D
    nice post :D

    memang cinta itu tak memangdang usia, cinta bisa dimerasuk disemua kalangan, cinta memiliki sejuta rasa untuk diungkapkan, berbahagialah anda yang bisa menikmati keagungan cinta :D

    yuk, tengok dan coment artikel ini:
    INDONESIA MAJU KARENA HALALNYA SUSU
    http://pradinacweet.blogdetik.com/2012/07/01/indonesia-maju-karena-halalnya-susu/#more-509

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehhehe iya din aku buka blog kamu dulu ya :) hehe bukunya seru lho din soalnya aku biasanya ga suka baca kisah cinta tp yg ini kan beda jadi ya suka

      Hapus
  2. Makasih, Linda :-) resensi ini manis sekali...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehhehe ngeresensi bisa manis mbak kalo yg diresensinya manis :D

      Hapus
  3. BTW harganya berapa ya
    membaca sinopnis diatas jadi pengen beli buunya terus baca sampe abis

    salam kenal dariku @royansableng

    follback ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa lihat di sini http://www.leutikaprio.com/produk/10041/novel/1206593/senja_di_chao_phraya/12043891/endah_raharjo harganya 62.500 belum termasuk ongkos kirim :) atau beli langsung ke penulisnya facebook.com/endah.raharjo

      Hapus