Jumat, 20 Desember 2013

Kau Aku-aku

shutterstock.com
Apa yang kau aku
Sebagai milikmu
Nyatanya hanyalah sebatas anganmu
Untuk kau sebut kepunyaanmu

Apa yang kau aku
Sebagai masamu
Telah berganti
Ditelan makin tuanya usia bumi


Apa yang kau aku
Sebagai bagian dari perjalananmu
Nyatanya debu-debu mikroskopis
Yang menjadi titik buram sepanjang jalanmu

Pada harapan yang kau tumpukan nyata
Sayangnya kau beranjak alpha
Bahwa hidup tak semudah mempertemukan dua kepingan
Menjadi kesatuan

Dalam tiap kesempatan
Yang kau curi kembali
Dari masa lalu
Hanya bentuk pengulangan dari yang disebut kesakitan



2 komentar: