Nothing Particularly Strange
Tadi ada netizen yang menulis kok bisa ya ODGJ launching buku dan kerja di Malaysia. Aku speechless. HAHAHA. Apa yang aneh dari aku bekerja dan menulis?
Btw aku selalu bangga menyebut diriku penulis. Aku sudah bercita-cita menjadi penulis sejak umur 5 tahun. Karena saat itu aku sudah lancar membaca dan terkesima dengan Majalah Bobo.
Sebenarnya aku WNI dan perusahaanku terdaftar di Singapura. Sister company-nya di Australia. Semua karyawan termasuk direksinya adalah orang Indonesia. Kadang-kadang kami di Malaysia dan Australia karena produk yang kami jual ada di sana (baca: properti).
Aku adalah penulis sekaligus tukang upload kontennya.
Bosku menemukanku dari Instagram. Dia DM aku, mengajak makan mie ayam, merasa cocok, lalu mempekerjakan aku sampai sekarang.
Dia tahu aku dihujat di media sosial. Dia balas “lol”. Dia bilang ke aku jangan dipikirkan dan biarkan saja.
Secara pekerjaan aku memang sangat beruntung. Itulah kenapa aku bertahan di sini meski gajinya biasa saja. Aku bisa izin tiap bulan untuk berobat ke dokter dengan mudah. Aku tidak dipertanyakan ketika harus cuti untuk sidang kode etik. Pokoknya apa pun yang aku katakan, bosku percaya dan mengizinkan.
Nah, sayangnya, sidang pembacaan putusan itu terjadi ketika aku masih di Malaysia. Tentu saja aku tidak bisa minta izin atau cuti. Tiket pesawat sudah ada, tempat tinggal sudah ada, kolega kami juga sudah menunggu.
Soal launching ebook, yang ini (silakan baca gratis) sudah aku tulis sejak…. tahun lalu. Aku lupa tepatnya bulan atau tanggal berapa. Buku ini adalah farewell project karena rencananya aku pensiun dari dunia mentoring (terutama private mentoring).
Sama seperti ketika aku memutuskan berhenti ngonten tahun lalu. Aku pun sekarang memutuskan berhenti mengajar. Sesimple karena aku sudah merasa bosan, tidak tertarik, dan tidak punya sesuatu lagi untuk dibagikan.
Ya walau aku memutuskan kalau mau coaching boleh, pay as you wish.
Banyak juga netizen yang menyuruh aku berobat saja karena aku terlihat tidak stabil, aku mengerikan karena BPD, aku sakit jiwa, dan lain sebagainya.
Sebenarnya aku berobat. Aku bahkan sering posting mengenai obat-obatan yang kuminum dan ketika kontrol ke dokter. Dokterku namanya Natalingrum Sukmarini di RSJ Marzuki Mahdi.
Sebagian dari mereka menggunakan semua pernyataanku untuk melawanku. Juga membuat asumsi liar. Bahkan temanku bilang ada yang mengatakan aku punya anak. Jangankan anak, punya pasangan untuk menghamili saja tidak. Oh ya aku childfree #penting
Lalu bagaimana kondisiku?
Aku sedang sakit secara fisik. Aku jadi kesulitan untuk makan walau masih bisa ke gym. Pekerjaanku beberapa minggu ini sangat banyak dan sangat menyita waktu.
Jadi aku hanya sibuk bekerja saja. Aku tidak bisa membaca semua mention atau ketikan netizen (terutama yang mencaci maki). Terlalu makan waktu sementara waktuku saja terbatas sekali.
Bagaimana dengan di Malaysia? Jujur aku suka… Tinggal di Malaysia sangat menyenangkan. Aku tidak (belum) bisa bahasa Melayu. Jadi kami bisa bicara dengan bahasa Inggris. Mereka cukup ramah dan baik. Makanannya enak-enak.
Aku mengantuk. Sinyal di sini jelek. Aku sebetulnya mau cerita lebih banyak tapi nanti dulu deh.
rutin ga kak berobatnya? dari obat obatan sampe psikoterapi?
BalasHapusrutiiiiin
HapusHai kak, just dropping by to wish you all the best, semoga mendapat kapabilitas dan jalan kesembuhan. Hope your current doctor able to help you, otherwise hope that you will meet another female doctor that could.
BalasHapusDokterku yg sekarang perempuan dan sangat membantuku. Mungkin bukan sembuh ya tapi remisi.
Hapus