Postingan

Prompt #34 Pedang di Bawah Bulan

Gambar
shutterstock.com Kugenggam tangan Cal erat-erat. Kalau ia bukan manusia biasa, tulang-tulangnya pasti sudah berkeretak. Tangannya yang hangat terasa lembut dalam genggamanku yang dingin dan kaku serupa batu. Ya, kalau pacarku manusia biasa, darahnya akan membeku akibat sentuhanku. Namun Cal baik-baik saja, tetap normal suhu tubuhnya, meski angin dingin melingkupi kami akibat aku. Bila ada aku, sekitarku akan terasa lebih dingin dan sunyi. “Kita bisa. Aku yakin.” Suara Cal terdengar tidak yakin. Aku tidak berani menatap kedua bola matanya yang kureka mulai basah. Aku menebak itu dari suaranya yang sengau. Sepertinya ia sedang menguatkan diri untuk tidak mulai histeris dalam pelukanku. Ah, ia selalu menampilkan diri sebagai sosok tabah. Padahal tak ada salahnya mengakui dirimu lemah.

Prompt #34 Senja Pengabdi Dewa

Gambar
devianart.com Krak. Suara tulang yang hancur akibat kuinjak menguarkan bau asam. Aku mengeryit jijik. Sudah belasan kali aku melakukan ini, tetap saja sulit membiasakan diri. Aku masih seorang pejuang minor. Bahkan izin kepemilikan senjataku hanya terbatas pada pedang perak dari pabrik Hades. Mereka bilang, kalau aku cukup kuat dan taat, aku akan segera naik pangkat. Sebentar lagi aku akan dibekali peluru perak, anak panah dengan bulu phoenix, dan air suci dari Istana Poseidon. Sebenarnya aku lebih tertarik mengunjungi istananya dibanding kemungkinan membunuh lebih banyak makhluk astral dengan air sucinya.

Prompt #33 Sebuah Kejutan

Gambar
shutterstock.com Aku tersenyum kecil sambil menggosok kedua telapak tangan. Ini akan menjadi sebuah kejutan! Kau pasti senang. Sepagi ini aku datang sambil membawakanmu sarapan. Yah, mungkin ini bukan kejutan yang mewah atau membuatmu membelalakkan mata. Tapi, bukankah kau suka mendapat limpahan perhatian? Apalagi aku sudah lama tidak mengunjungimu di rumah. Sebelah tanganku baru akan mengetuk pintu ketika tukang pos muncul di belakangku. Terdengar teriakanmu dari jendela lantai dua rumahmu. Dari kamarmu. Langkah kakimu terdengar ribut menuruni anak tangga. Aku tahu, kau pasti suka kehadiranku. Aku belum memberitahumu bahwa aku sudah pulang dari hari Minggu. Aku akan menjadi alasanmu berkata I Like Monday .

Kau Aku-aku

Gambar
shutterstock.com Apa yang kau aku Sebagai milikmu Nyatanya hanyalah sebatas anganmu Untuk kau sebut kepunyaanmu Apa yang kau aku Sebagai masamu Telah berganti Ditelan makin tuanya usia bumi

Oh, December....

HAAAEEEEEE SODARA SODARA! Gue, akhirnya, dengan keyakinan sepenuh hati mengupdate blog ini. Ini tulisan pertama di bulan Desember. Sarang laba-labanya udah bejibun, baunya udah apek, suasananya udah ga banget. Tapi aku tetep sayang blogku {} Kalian apa kabar semua? Baik kaaaan? Harus dong! Saat ini gue berada pada titik kebimbangan tingkat akhir. Mungkin karena hal yang bikin stres itu banyak dan datengnya barengan jadi..... ya..... sedikit terlalu banyak himpitan dalam dada. Hampir sebulan gue ga bisa mandi tanpa air panas. Obat yang gue dapat dari klinik memang manjur tapi gue lupa minum setelah empat puluh delapan jam setelah mendapatkan resep. Gue orang yang sulit untuk melakukan rutinitas semacam itu. Bahkan vitamin yang udah gue punya setahun pun ga habis-habis. Akuilah para pemilik otak kanan yang lebih aktif dibanding otak kirinya, kalian akan sulit melakukan hal yang sama.

Cerfet #MFF: Tiga Hati Dua Generasi

Gambar
Satu | Dua | Tiga | Empat | Lima | Enam | Tujuh | Delapan | Sembilan | Sepuluh | Sebelas | Dua belas | Tiga belas | shutterstock.com Kinansih menatap lawan bicaranya sembari mengangkat dagu. Sudut bibir kanannya naik. Dalam hatinya menggembung rasa jijik. Seluruh masa depannya berada dalam genggaman perempuan laknat itu. Perempuan yang tidak ada seujung kuku dibandingkan dirinya. Perempuan yang tidak jelas asal usulnya. Perempuan macam apa yang lebih kamu pilih dibanding aku, mas?!

Hal-hal Bodoh yang Masih Gue Lakukan

Tadi malan gue panik sampe....nangis. Iya, coba kalo gue punya kamus kedokteran atau ensiklopedia kedokteran untuk daftar keadaan yang harus dianggap darurat atau wajar. Soalnya kadang kita meremehkan suatu penyakit tapi ternyata itu gawat. Kadang kita pikir itu sakit berat ternyata hal yang wajar. Nah lho. Sosialisasi kepada masyarakat awam untuk mengetahui alarm keadaan fisiknya memang belum populer ya. Gue salah satu korbannya.

#NoteToSelf 1

Buat yang ngira postingan baru gue cerpen atau resensi, mohon maaf sekali. Gue belum bisa nulis sesuatu yang kudu direwrite atau dipoles sana sini. Gue juga ga sempat blogwalking, bukan karena sok sibuk, tapi tenaga gue udah habis duluan sebelum duduk di depan laptop. Mungkin gue masih nyampah di Twitter tapi gue ga perlu berpikir apa yang didapatkan pembaca dari sana. Maksudnya, gue ga perlu khawatir sama typo atau logika cerita. Benar? :)

Tanpa Dia

Gue pengen curhat. Lama ga ngeblog tetiba malah curhat, ga banget ya update-an gue? Hahah. Anggap saja blog ini sahabat sekaligus pendengar terhebat. 

Dendang dan Tari

Kalau tidak menahan diri sekuat hati, mungkin Ratih sudah membiarkan tubuhnya menari. Ia bisa merasakan hati kecilnya berdendang dengan riang. Ia bisa merasakan betapa kakinya melangkah dengan sangat ringan. Alya merasakan hal yang sama dengan cara yang berbeda. Langkahnya ringan seperti hampir hilang kesadaran. Tubuhnya menari dalam irama patah hati. Ia berdendang, menyanyikan tembang kesedihan.

Cerfet #MFF: Hujan Deras Di Luar Sana

Gambar
shutterstock.com Mungkin seperti ini rasanya menjadi lengkap, menemukan pemilik tulang rusuknya dengan sebelah sayap. Alya semakin merapatkan tubuhnya pada dada bidang Rio. Meski hujan turun dengan deras, seluruh tubuhnya terasa hangat. Seakan sel-sel tubuhnya bekerja lebih aktif. Membuat suhu tubuhnya meningkat. Membuat detak jantungnya makin cepat. Kemudian kedua pipinya bersemu. Kulit mereka bertemu.

Prompt #26 Kalau Mereka Tidak Bersama

Gambar
dokumentasi : Rinrin Indrinie “Martin?” Perempuan itu menatapnya, mencari kekuatan di dalam sana. Lelaki yang menggenggam tangannya mengangguk mantap, meyakinkan.

Prompt #25 Satu-satunya Kesempatan

“Ini pekerjaan mudah, Yun. Malah kamu bisa bawa Sari ke mana-mana.” Kutatap Sari yang tertidur lelap di sampingku. Semalam, ia beberapa kali terbangun dan menangis histeris. Ia terus meminta susu. Makin tak tahan aku bertemu Warti hari ini. Sudah kubulatkan tekad untuk menerima ajakannya. Ah, kenapa tak dari dulu saja kulakukan pekerjaan ini?

Hakikat Kesabaran

Kau tahu apa hakikat dari kesabaran? Adalah ketika kau berhasil membiarkan dirimu bertahan hingga sampai tujuan. Bukan berarti kau harus mendapatkan yang kau inginkan. Tapi bagaimana caranya kau tetap bersabar atas apapun yang digariskan Tuhan. Hal terpenting dari pelajaran kesabaran ini adalah kemampuanmu menerima kenyataan. Ya, sesederhana itu. Belajar kehidupan memang tak perlu muluk-muluk. Tak ada rumus pastinya. Namun kau dijamin merasakan manfaatnya bila berhasil melaluinya. Saat ini pun kau tengah berada dalam masalah. Sebuah cobaan menghadang tekad bajamu. Masalah ini menekanmu sampai ke akar, merangsek dengan kasar ke dalam celah sanubarimu, dan merusak konsentrasimu. Ia memiliki daya serupa seluruh dunia beserta bencananya ditumpahkan ke dalam kepalamu. Begitulah kira-kira yang kau rasakan. Padahal kau alpa, ada tujuh milyar manusia, dan bukan cuma kau yang dicintai olehNya. Bukan cuma kau yang menerima cobaan dariNya.

Pada Masa Kita Cuma Bisa Berdoa

Ada satu masa di mana yang bisa kita lakukan cuma berdoa Masa-masa itu datang ketika hatimu pecah Kekuatanmu melemah Lalu kau merasa kalah Pada masa kita cuma bisa berdoa Nama Tuhan seakan ada di mana-mana Baik dalam tangkupan tangan kita Juga tanah letak sujud kita

Prompt 24 Cinta yang Hebat

Gambar
Dalam setiap hela nafas yang kutarik, detak jantungku makin cepat makin cepat tiap menit. Dunia tidak lagi bundar. Dunia hanyalah istilah yang kutemukan dalam menyebut jarak tempatku berpijak darimu.  

Bored

Postingan singkat ini curcol, kalo keberatan skip aja ya huehehhe! Mau baca yang lebih asik, bisa lihat d bawah postingan ini atau ke sini . Tenaaang, gue rajin update blog terus karena lagi banyak kegiatan nulis yang diikutin. Jadi begini, dari kemarin gue merasa ga enak badan. Gatau deh kenapa. Kepala itu sakit banget. Bahkan waktu gue pake telentang dan disangga bantal. 

#TributeToPram Sebuah Kesan Tentang Seorang Sastrawan

#TributeToPram Jika saya harus menulis kesan tentang Pram, maka saya awali cerita ketika berkenalan dengan karyanya. Waktu itu saya kelas 2 SMA dan akan mengikuti sebuah lomba resensi dalam rangka memeringati Bulan Sastra. Saya sering mendengar nama Pram di mana-mana tapi menyedihkan, saya belum pernah membaca bukunya. Akibat mendaftar lomba resensi tersebut saya pun harus membaca buku Pram. Karena ada empat buku yang akan diundi untuk diresensi tiap peserta, salah satunya adalah Gadis Pantai. Buku karya Pram tersebut saya dapat sebagai pinjaman dari guru Bahasa Indonesia. Saya pun membaca buku tersebut sampai habis.

Prompt #23 Athena

Gambar
s774.photobucket.com Siapa bilang cinta tak ada logika? Bohong! Cinta kami dilandasi oleh isi kepala. Perempuan yang kucintai ini adalah seorang termahsyur yang menolong para pahlawan, diberkahi kebijaksanaan dari ibunya, dan kuat seperti ayahnya. Semua orang memuja kesuciannya seusai gelar yang tersemat padanya. Dialah Athena. Aku punya dua orang murid yang tentu kalian semua kenal karena filmnya menjadi Box Office. Itu lho, Percy Jackson dan Annabeth. Ah, mereka berpura-pura sedang akting. Padahal, demi Tuhan, mereka memang anak manusia separuh dewa! Dari merekalah akhirnya aku bertemu Athena dan jatuh cinta.

Biar Nekat Asal Selamat!

Gambar
Ceritanya, gue adalah seorang mahasiswa biasa yang jatuh cinta pada rutinitasnya. Ga usah gue jelasin kenapa. Naaah tapi ada kalanya kan rutinitas itu bikin bosen? Tentu kita merasa harus melakukan sesuatu yang di luar kebiasaan. Dalam melakukannya pun kita butuh waktu luang. Nah, itulah gunanya libur panjang! Sebetulnya gue ga pernah mimpi buat traveling jauh-jauh. Pertama, gue ga bakal dapat izin traveling sendirian. Jalan-jalan rombongan sama teman aja paling di seputar bogor. Kedua, gue ga bisa mengharapkan orang tua punya waktu buat traveling. Kan mereka kerja dan waktu cuti mereka terbatas. Ketiga, soal finansial yang bikin mimpi gue semakin suram. Gue pikir, ada ga sih jalan-jalan yang gratis?

Pada Mobil yang Melaju Kencang

Kau mengemudikan mobil dengan kencang Sementara tubuhku lekat di sandaran Matamu lurus menatap jalan Sementara mataku berlari ke masa depan Detik demi detik yang berlalu Tak berharga setara debu Ditinggal oleh mobilmu yang melaju Kencang seakan ngeri dikalahkan waktu

Si Putih Kesayangan

Gambar
Yakob ketika diasingkan  Pernah baca buku Life of Pi? Ini kisah yang saya banget lho, hehe. Bukan karena saya pernah terlunta-lunta di atas laut bersama seekor harimau. Bukan. Itu ngeri. Tapi karena Pi yang hidupnya dikeliling hewan-hewan peliharaan keluarganya. Tidak seperti Pi, saya tidak punya kebun binatang sendiri. Namun karena keluarga saya penyayang hewan, kami selalu punya hewan peliharaan. Di rumah kami pernah memelihara berbagai macam hewan seperti ayam, angsa, anjing, kucing, kelinci, musang, ikan mas, ikan mujair, ikan mas koki, ikan badut, dan burung merak. Saat ini kami memeliharan lima ekor kura-kura, seekor nuri, seekor kakatua raja, dan seekor arwana. Arwana ini merupakan arwana ketiga yang kami miliki karena dua ekor sebelumnya mati akibat stres. Sebab kami sering pindah rumah sehingga arwana itu tidak tahan bila harus beradaptasi dengan tempat baru.

Prompt #22 Membangun Bahtera

Gambar
shutterstock.com “Maukah kau bersamaku membangun sebuah bahtera?” Aku mendengarnya setengah tak percaya. Kami sedang mengendarai mobil yang melaju kencang, menembus jalanan yang lengang. Aku tahu ini bukan mobilnya, mungkin milik pamannya atau ia ambil tanpa izin dari bengkel temannya. Aku juga tahu ia tak kan sanggup membayar meski sepersepuluh dari biaya kerusakan mobil ini bila terjadi kecelakaan. Namun aku tak pernah keberatan menemaninya sejenak melupakan beratnya kehidupan dengan mengendarai mobil secara ugal-ugalan.

Kamu Harus Tahu Itu Cara Tuhanmu

Gambar
Seharusnya saya tidak berada di rumah sekarang. Mungkin di kamar kostan. Dan saya tidak sedang mengikuti berbagai macam giveaway, tidak pula menulis di word, apalagi memposting di blog. Seperti anak-anak lain, seharusnya saya tengah berjibaku dengan tugas-tugas di tempat PKL. Menjalani Ramadhan sendirian. Jauh dari keluarga.

Jalan Lain Untuk Rezeki

Gambar
“Pengambilan kupon zakat fitrah tidak boleh diwakilkan. Sekali lagi, kepada bapak dan ibu sekalian, pengambilan kupon zakat fitrah tidak boleh diwakilkan. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.” Nyak sudah hampir tidak kuat berdiri waktu perwakilan panitia pembagian zakat fitrah bicara melalui mikrofon. Kedua kakinya yang dipenuhi pembuluh darah bertonjolan warna kehijauan sedikit goyah. Tubuh rentanya gemetar. Ia pun menjauh dari hiruk-pikuk calon penerima zakat fitrah.

Cara Ibu Mencintai

Gambar
“Anakmu?” Aku tersenyum sembari merangkul Keke. Tenang, Mina. Tenang. Bukankah kau sudah biasa menghadapi pertanyaan orang? Toh Keke memang anakmu. Memangnya mengapa kalau Keke terlihat berbeda? Bukan cuma kamu satu-satunya ibu di dunia ini yang pernah menghadapi perkara yang sama. Coba kamu ingat Forrest Gump yang dipanggil idiot oleh orang-orang. Bayangkan perasaan ibunya. Meski kasusnya beda, rasanya hampir sama, kan?

Slot Memori DSLR Macet?

Gambar
Saya langsung membuat postingan ini tidak lama setelah mengalami kejadian macetnya slot memori. Saya adalah pengguna DLSR Sony. Kamera ini telah saya miliki dua tahun. Semester lalu saya menggunakan kamera ini secara berkala minimal seminggu sekali untuk hunting foto demi tugas kuliah.

Sticky Post

Halo para pembaca, kalau mau lihat tulisan terbaru, silakan lewati saja tulisan yang ini. Karena ini sticky post dan bakal ada di daftar postingan paling atas sampai bulan depan. Sticky post ini sifatnya sebagai pengumuman, hehe. Saya Insya Allah akan mengikuti tantangan 30 hari nonstop ngeblog yang diselenggarakan oleh blogdetik. Jadi bila saya jarang update blog ini, silakan kunjungi rumah kedua saya di erlindasw.blogdetik.com . Saya akan mulai menulis tanggal 17 Agustus 2013. Mulai tanggal 8 Agustus saya akan meliburkan diri sejenak. Terima kasih, sampai jumpa!

Yuk Kita Ngaji

Gambar
Hola! Kembali lagi bersama saya di postingan baru, hehehe. Kebetulan ini request dari teman saya. Nah, idenya baru muncul sekarang. Oh ya, bagi yang muslim, bagaimana puasanya? Pasti sekarang kepalanya lagi kebayang-bayang sama ketupat sama opor ayam J Eh itu saya kali ya. Mungkin para pembaca lagi siap-siap mau mudik. Tapi ini kan masih Ramadhan. Masih getol ibadahnya dong? Saya mau berbagi cerita soal ngaji nih. Mengaji memang bukan ibadah wajib. Tapi mengaji itu salah satu cara menjaga kedekatan kita dengan Sang Khalik. Kata guru agama saya dulu waktu SMP, membaca Quran itu sama dengan membaca surat cinta dari Tuhan. Masak surat/sms/email dari pasangan dibaca terus-terusan sementara surat dari Sang Pencipta dibacanya jarang-jarang? Begitulah perumpaan guru saya.

Dari Angsana Turun Ke Kulit Kita

Gambar
daliajayamakmur.wordpress.com Pernah merasakan hujan ulat bulu? Ini kejadian langka dan tak terduga yang terjadi di kampus saya beberapa bulan yang lalu. Ulat-ulat yang berjatuhan bagai air hujan menempel di badan orang-orang. Alhasil banyak yang menjadi korban gatal-gatal dengan kulit kemerahan. Tidak, ini tidak ada hubungannya dengan kampus saya yang terletak di kota hujan.

Saat Cangkir Akan Pergi

Gambar
When I’m gone When I’m gone You gonna miss me when I’m gone

Hari Raya Kata Dea

Gambar
Baju baru, Alhamdulillah Dipakai di hari raya Pfft! Itu sih maunya Dea aja kali biar dibeliin baju baru J Ini lagu yang ngetop banget di telinga generasi anak 90an. Kan kalo sekarang yang ngehits di telinga anak-anak 2000an itu lagu cinta-cintaan, hiih K Etapi kita bukan mau bahas Dea Ananda atau generasi-anak-nyanyi-lagu cinta. Tapi soal baju barunya. Kata Dea, tak punya pun tak apa-apa . Asal ada kupat dan opor ayamnya (?). Ga, becanda.

Merekam Ryan

Gambar
shutterstock.com Bahkan bau badan bisa membuatmu mendapat pasangan. Kalau fakta ini diketahui semua orang, bangkrutlah seluruh pabrik deodran. Sayangnya tidak semua jenis bau badan membuatmu dapat menarik perhatian. Bau-bau tertentu justru mengharuskanmu rajin mandi dan menggunakan wewangian. Baiklah, kisah yang akan kamu baca bukan sebuah karya ilmiah hasil penelitian mahasiswa Kimia. Tenanglah wahai kamu yang alergi Matematika. Kisah ini tidak akan mengajakmu bermain hitung-hitungan. Tapi bermain perasaan.

Claim Blog

Follow my blog with Bloglovin

Prompt #21 (2) Hari Terakhir

Gambar
shutterstock.com “A-ak-aku... a-a-a.....” “Apa Lin? Apa?” “A-ak-ak.....” Air mata Lin tumpah ruah dalam pelukanku. Ia menutup kedua mulutnya, tak bisa bicara. Mendadak gagapnya yang telah sembuh tetiba kambuh. Lin yang selalu ceria dan terlihat bagai perempuan paling bahagia sedunia itu gemetar hebat. Suara tangisnya makin keras, membuatku makin kalut karena tak bisa berbuat apa-apa. Kucoba menenangkannya tapi ia menggeleng.

Pelanggaran

Gue melanggar peraturan. Kemarin mama beliin segelas jus sirsak. Jus itu dingin. Kata mama, minum kalo jusnya udah ga dingin. Masalahnya gue lagi kepedesan. Dan jus itu nampak sangat menggiurkan. Celakanya, langsung gue tenggak. Dua puluh empat jam terakhir, gue sibuk mengurus idung yang mimisan. Hampir seluruh area mulut gue penuh luka sariawan. Sakit. Ga bisa nguyah. Buruk sekali, memang. Kesimpulannya >> gue yang nakal.

Buka Bersama Jangan Lupa Ibadahnya

Siapa sih yang ga pernah ikut bukber alias buka bersama? Ini salah satu agenda rutin yang dilakukan umat muslim tiap Ramadhan tiba. Ada saja undangan untuk menghadiri bukber. Mulai dari tetangga, teman kerja, teman sekolah, sampai keluarga besar. Nah, apa ya manfaatnya bukber selain makan kenyang hati senang?

Benci Itu Awal Dari Cinta

Gambar
giveaway Pernah dengar kalo benci itu artinya benar-benar cinta? Sekarang gue tau kenapa orang bisa bikin frasa kayak gitu. Ini pun terjadi dalam kehidupan gue. Cinta itu kan luas. Bisa ke keluarga, sahabat, lawan jenis. Yang mau gue bahas di sini tentang persahabatan.

My Twenty Bucket List

Gambar
giveaway Menurut emotionel flutter (penyelenggara giveaway yang gue ikuti), bucket list adalah target yang ingin kita capai dalam hidup. Maka dalam postingan ini, gue akan menjelaskan apa saja target gue plus alasannya. Jumlahnya dua puluh butir. Mau tauuuu? Mau tauuuu? Cekidot! 1. Pengen jadi wartawan media cetak Gue pengen menghasilkan uang dari pekerjaan yang gue sukai. Mungkin orang bakal berpikir, “kerja di media itu capek broooh!” Ah ya bodo amat. Semua pekerjaan itu capek. Cuma ada yang lebih capek dan ga terlalu capek. Nyuci piring aja capek. Kalo piringnya ada seratus dan berminyak semua. Masalahnya sih karena gue menganggap betapa menyenangkannya menulis.

Impian Ketika Ramadhan

Kalo ga salah, ini postingan kelima dalam dua puluh empat jam J Dan pembaca yang budiman, lagi-lagi ini tulisan buat giveaway. Saya beneran pengen mengais rezeki di bulan Ramadhan ini, hehehe. Insya Allah menang. Buat yang kaget atau syok atau apalah kok di dashboard blognya, tulisan saya-lagi-saya-lagi yang muncul, harap bersabar. Saya malah sarankan ikut giveaway juga.

Tiga yang Disuka

Pembaca yang budiman, buat yang penasaran kenapa 24 jam terakhir saya giat sekali memposting tulisan baru di blog, jangan heran ya J Saya lagi gencar ikutan giveaway di beberapa blog ini. Siapa tahu dapat THR buat lebaran. Lagian saya kan lagi punya waktu luang buat ngetik sana-sini. By the way , gimana puasanya? Lancar cetar? Kalo kalian lagi bosen atau ga ada kerjaan, mending ikutan saya. Ikut sebanyak-banyaknya giveaway, hehehe...

How I Met You

Gambar
shutterstock.com Ini pengalaman di hari pertama saya menginjakkan kaki di kampus tercinta, IPB.             Waktu itu saya mahasiswi baru di IPB. Teman-teman dekat saya mendapat jadwal registrasi di hari berbeda. Saya merasa sendirian. Kesepian. Iya, ada mama yang menemani. Tapi kan mama tidak ikut masuk ke gedung ketika saya menjalani penyuluhan narkoba atau pemeriksaan darah. Orang tua dan mahasiswa berada di area terpisah.

Tuhan Tahu yang Terbaik Untukmu

Gambar
 “Tulisan ini diikutsertakan dalam momtraveler’sfirst Giveaway “Blessing in Disguise” Waktu itu saya kelas 3 SMA. Kurang lebih dua tahun yang lalu. Saya akan segera mengikuti Ujian Nasional. Saya hampir tidak punya semangat untuk belajar. Karena saya yang ingin masuk jurusan IPS ternyata terdampar di jurusan IPA. Membaca materi saja malas apalagi berlatih mengerjakan soal.

Ramadhan Bukan Agenda Makan-makan

Gambar
giveaway ramadhan Selamat datang, Ramadhan! Alhamdulillah tahun ini saya masih diberi kesempatan untuk menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Meski dengan formasi keluarga yang tidak lengkap J Namun saya tidak memperkarakan hal itu. Bagi saya, di manapun anggota keluarga yang lain berada, kami tetap dapat berkomunikasi karena pesatnya teknologi. Meski saya tahu rasanya betelepon atau be skype tentu beda ya dibanding bertemu langsung.

Prompt #21 Dariah di Seberang Rumah

Gambar
shutterstock.co m “Hai, cantik.” Tak. Bunyi tongkat   baseball   yang jatuh menyentuh lantai   carport . Dariah hampir memekik. Kedua tangannya gemetar di sisi badan. Kedua alisnya bertemu. Lihat, lihat kedua mata bulat cantiknya yang hampir tenggelam dalam kekalutannya. Dariah terlihat cantik sekali bila terlihat seperti itu. Ekspresi yang sama ketika ia berteriak-teriak dalam sebuah monolog Edgar Allan Poe yang bertajuk   Tell Tale Heart   yang ia bawakan pada sebuah malam penggalangan dana. Bedanya, saat ini ia tidak menjerit atau berusaha mencabut jantung seseorang dan menyimpannya di bawah lantai.

Film-film yang Bikin Kejer

Tebak, apa coba? Gue baru selesai nangis! Iya, ga lucu banget abis nangis malah ditulis di blog. Apalagi nangisnya karena film KO-RE-A. Drama banget ga sih?! Tapi gue punya pembelaan. Soalnya filmnya bagus. Bagus banget. Gue pun nangis bukan karena hal yang gue sangka. Kalian juga pasti ga nyangka. Bukan drama cinta-cintaan lho ya. Drama keluarga. Itu diputer di NET .

Lagi Senang

MAMAAAA ANAKMU SENANG SEKALI MASUK BUKU KEROYOKAN LAGI ! Oke, cukup, kalimat di atas itu kayaknya sombong sekali. Maaf :') Tapi gue seneng banget hehehe. Soalnya pas awal buka link daftar lengkap dari nulisbuku.com itu gue sempat pesimis. Dosa ye gue :( Maafkan hambaMu ini Ya Allah karena dia meragukan rezekiMu. Singkat cerita, nama gue ada di daftar buku ke lima belas. Betapa senangnya gue! Ini membangkitkan gue semangat untuk terus berlatih menulis. Oh ya ini proyek amal, jadi gue ga dapat uang dari hasil penjualan buku. Ini salah satu bentuk amal gue. Alhamdulillah dikasi kesempatan beramal lewat tulisan .

Prompt #20 Setelah Turun Restu

Gambar
             darahkubiru.com “Kapan kita nikah?”             Aku sudah bosan mengajukan pertanyaan yang sama. Kata “nikah” sudah berjamur di dalam kepala. Sepuluh tahun pacaran dengan segala hiruk pikuk pertentangan sudah kenyang kutelan. Dari awalnya sembunyi-sembunyi sampai tak mau menutupi lagi. Kalau bukan karena cinta, mana mau aku sebodoh ini?

Di Antara Teh dan Kopi

Gambar
            shutterstock.com  Berkali-kali saya menatapnya di antara cangkir-cangkir teh dan kopi. Diikuti menahan napas sekian detik kemudian jantung saya merosot sampai mata kaki. Setelah itu rasa panas meruap ke wajah sampai kelihatannya akan merekah. Ketika dia berlalu cepat-cepat, hentakan keras menyadarkan saya. Jantung saya meloncat ke tempat semula. Lantas saya akan berpikir apa yang bisa saya lakukan untuknya. Pada akhirnya, seperti biasa, saya terlalu lambat dalam berpikir dan dia berlalu tanpa tahu ada saya yang menunggu.

Prompt #19 Jembatan Kepulangan

Gambar
            “Bu, bapak pergi dulu ya.”             Bapak mengecup kening ibu dengan sayang. Lalu ibu mengantar bapak ke pintu depan. Ibu terus memandangi bapak hingga punggungnya hilang dari pandang.             Dengan setia ibu menunggu bapak. Seminggu. Dua minggu. Tiga minggu. Itu hal biasa bagi ibu. Pekerjaan bapak sebagai pemborong tidak memungkinkannya pulang kapan pun ia mau. Namun bapak patut bersyukur dikaruniai istri seperti ibu yang tidak banyak pinta. Kadang bila sedang tidak ada pemasukan, ibulah yang menggantikan peran bapak dengan menjadi buruh cuci. Sebisa mungkin bapak tidak membiarkan ibu meninggalkan rumah karena ada anak mereka dengan beberapa keponakan yang ikut tinggal dan butuh pengawasan.